Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, dihadapi dengan keresahan di tim berjulukan The Golden Star Warriors ini.
Diakui Kim Sang-sik, terdapat kesenjangan antara pemain senior dan muda skuad Vietnam, terutama persoalan kebugaran fisik.
Faktornya disebabkan perbedaan jam terbang saat berada di timnya masing-masing.
“Saya setuju dengan pandangan ini, saya pribadi merasakan dan mengetahui dengan jelas keterbatasan tim,” ucap Kim Sang-sik di Tuoitre.vn.
“Tim Vietnam saat ini memiliki kesenjangan yang besar antara pemain muda dan pemain tua. Pemain muda tersebut memiliki kekuatan fisik tetapi sedikit pengalaman di V-League dan kompetisi internasional.”
“Pemain yang lebih tua punya pengalaman, tapi banyak dari mereka yang secara fisik tidak bisa mengatasinya dan performanya kurang bagus.”
“Saya mencoba memperpendek kesenjangan itu. Saya sangat ingin para pemain muda memiliki lebih banyak kesempatan bermain di turnamen domestik seperti V-League dan divisi utama,” sambung pelatih asal Korea Selatan itu.
BACA JUGA: Rekap Hasil Liga 1 – Arema FC Gasak Barito Putera, Persib Diredam Semen Padang
Kini Kim Sang-sik terus bergegas melakukan persiapan untuk Vietnam jelang ASEAN Cup 2024 dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan.
ASEAN Cup 2024 sendiri mulai bergulir pada 8 Desember 2024-5 Januari 2025.
Tergabung di Grup B, Vietnam akan bertemu timnas Indonesia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
“Tim Vietnam memiliki waktu 3 minggu untuk mempersiapkan Piala ASEAN 2024,” ujar Kim Sang-sik.
“Selama ini, saya fokus pada peningkatan kebugaran fisik, meningkatkan keterhubungan antar lini, dan meningkatkan semangat bermain para pemain.”
“Selama perjalanan latihan di Korea, tim Vietnam akan menjalani beberapa pertandingan persahabatan dengan klub-klub di Korea,” tutup pelatih berusia 47 tahun itu.
BACA JUGA: Demi ASEAN Cup 2024, Pelatih Vietnam Rela Sidak Langsung Laga Timnas Indonesia
Persija Jakarta akan menjalani empat laga kandang tanpa kehadiran penonton imbas sanksi dari Komisi Disiplin…
Alessandro Costacurta, legenda AC Milan, menyatakan bahwa ia tidak akan menjual Rafael Leao, Theo Hernandez,…
Fabio Capello, mantan pelatih Juventus, melontarkan kritik pedas terhadap Thiago Motta. Ia menilai Juventus di…
Lautaro Martinez, bintang Inter Milan, terancam sanksi akibat dugaan penistaan agama. Jaksa Federal FIGC (Federasi…
Julian Alvarez, penyerang asal Argentina, membuktikan keputusannya tepat. Setelah pindah dari Manchester City ke Atletico…
Rentetan kemenangan Barcelona terhenti di ajang Copa del Rey. Hasil imbang melawan Atletico Madrid pada…