Categories: Formula 1Other Sports

Charles Leclerc dan Carlos Sainz Ucapkan Selamat Tinggal Kepada Mattia Binotto

MSPORTS – Mattia Binotto telah resmi meninggalkan jabatannya sebagai bos im Scuderia, Selasa (29/11) lalu. Dua pembalap tim Kuda Jingkrak, Charles Leclerc dan Carlos Sainz, mengucapkan selamat tinggal kepada mantan bosnya tersebut.

Pengumuman ini mengakhiri rumor pemecatannya yang sempat dibantah Ferrari pada pertengahan November lalu. Ferrari mengatakan Binotto masih memegang jabatannya hingga 31 Desember mendatang dan berharap akan menemukan penggantinya pada tahun baru.

Binotto ditunjuk sebagai prinsipal tim Ferrari pada Januari 2019 untuk menggantikan ​​Maurizio Arrivabene.

Pria berusia 53 tahun yang lahir di Swiss ini mengawali kariernya di Maranello (markas Ferrari) pada 1995 lalu di divisi mesin.  Ia terus menjadi bagian dari tim Ferrari saat meraih kesuksesan pada awal tahun 2000-an di era Michael Schumacher.

Pada 2013, ia menjadi kepala divisi mesin, sebelum menjadi kepala bagian teknis (CTO) Ferrari pada 2016.

Sebagai tim prinsipal, pada musim 2022 ini ia telah membangun mobil Ferrari paling kompetitif sejak bertahun-tahun lalu. Namun kesalahan strategi dan reliabilitas mobil membuat Leclerc dan Sainz terlempar dari persaingan juara.

Leclerc yang merupakan mantan Akademi Pembalap Ferrari, merupakan rekrutan pertama Binotto di tahun pertamanya menjabat sebagai bos Ferrari.

Pembalap asal Monako yang direkrut dari Alfa Romeo tersebut telah menjalani 81 balapan bersama Ferrari, meraih lima kemenangan, 18 pole position, dan 24 podium, semuanya di bawah asuhan Binotto.

Pada musim 2022, Leclerc juga berhasil memastikan tempat di posisi kedua klasemen pembalap. Capaian terbaiknya di Formula 1.

“Terima kasih untuk segalanya, Mattia. Bertahun-tahun kita bersama habiskan waktu yang intens, penuh dengan kepuasan, dan juga, banyak momen yang menguji kita,” tulis Leclerc melalui media sosialnya.

“Rasa hormat dan penghargaan saya untuk Anda tidak pernah hilang, dan kami selalu bekerja dengan dedikasi penuh untuk meraih target yang sama. Semoga sukses untuk segalanya.”


Sementara itu, Sainz menghabiskan dua tahun dibawah asuhan Binotto usai bergabung dari McLaren pada 2021 lalu, ketika ia menggantikan juara dunia empat kali Sebastian Vettel.

“Terima kasih Mattia. Sebuah kesenangan bekerja sama dengan Anda untuk mendorong tim dan diri kami maju melalui hal saat senang dan susah,” ujar Sainz, yang meriah kemenangan perdana di Silverstone pada Juli lalu.

“Terima kasih atas kenangan hebat dan momen yang kita bagi bersama di dalam dan luar trek dan berharap yang terbaik untuk Anda ke depannya.”

Tio Prasetyon Utomo

42037

Share
Published by
Tio Prasetyon Utomo

Recent Posts

Unai Emery Tegaskan Aston Villa Engga Sekedar Numpang Lewat di Liga Champions

Manajer asal Spanyol, Unai Emery menegaskan dirinya ingin Aston Villa menembus batas, dan menjadi pesaing…

7 jam ago

Jelang Hadapi Shakhtar Donetsk, Mikel Arteta Ingin Arsenal ‘Move On’

Pelatih Arsenal Mikel Arteta telah meminta timnya untuk menggunakan "rasa sakit" kekalahan pertama mereka dalam…

8 jam ago

Bintang Al-Hilal Neymar Kembali Beraksi, Tapi Akui Deg-degan Sebelum Pertandingan

Setelah menepi panjang akibat cedera lutut yang cukup parah, akhirnya Neymar kembali menjejakkan kaki di…

9 jam ago

Oleksandr Zinchenko Heran Dengan ‘Pendekatan Unik’ Mikel Arteta Di Arsenal

Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, mengaku kalau Mikel Arteta adalah sosok pelatih yang unik dan inovatif.…

9 jam ago

Glen Johnson Sarankan Liverpool Jual Trent Alexander-Arnold Di Bulan Januari

Bintang Liverpool, Trent Alexander-Arnold, tengah menjadi sorotan hangat di bursa transfer. Rumor kepindahannya ke Real…

9 jam ago

Real Madrid Dilanda Badai Cedera, Antonio Rudiger Goyah Dengan Tawaran Menggiurkan Arab Saudi

Bintang Real Madrid, Antonio Rudiger, diklaim tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kariernya di Arab Saudi. Raksasa…

9 jam ago