Fabio Quartararo Masih Tak Nyaman Kendarai Motor Yamaha

Tio Prasetyon Utomo

October 01, 2022 · 3 min read

Fabio Quartararo Masih Tak Nyaman Kendarai Motor Yamaha
MotoGP | October 01, 2022
Quartararo Masih Tak Nyaman Kendarai Motor Yamaha

MSPORTS – Pemuncak klasemen sementara Fabio Quartararo mengatakan dirinya tidak merasa bagus di atas motor Yamaha di sesi latihan MotoGP Thailand, Jumat (30/9) lalu.

Kendati demikian, pembalap asal Prancis ini mengatakan motornya cukup cepat. Namun ia harus berada di limit berkendaranya untuk mencapai waktu yang diinginkannya.

Pada FP1, menempati posisi kedua dan berada di posisi kelima dalam catatan waktu keseluruhan usai FP2.

“Bagus, terutama pagi ini,” kata Quartararo soal sesi latihannya, dikutip dari Motorsport.com.

“Siang ini luar biasa. Sayangnya, di lap terakhir saya memiliki dua yellow flags dan di satu lap saya membuat kesalahan.”

“Jadi, selain itu saya pikir kecepatan kami cukup OK.”

“Terutama ketika saya menggunakan ban belakang medium baru, saya sebelumnya menggunakan ban bekas depan dan trek ini saya dapat benar-benar merasakannya. Jad ini buka hari yang buruk.”

“Saya tidak merasa bagus hari ini di atas motor, saya sedikit berada di limit.”

“Tapi, kondisinya akan berubah banyak dan seperti yang selalu anda bisa lihat di lima besar motornya sama.”

“Tapi saya pikir saya bisa berada di sana jika saya tidak membuat kesalahan dan yellow flags.”

Quartararo berang terhadap pembalap VR46 Ducati, Luca Marini, yang membuntutinya di awal sesi.

Ducati sebelumnya sudah mengatakan tidak akan memerintah pembalapnya untuk memudahkan jalan Francesco Bagnaia menjadi juara pada musim ini. Tapi aksi Marini ini patut dipertanyakan.

Quartararo membantah adanya kesengajaan dalam insiden ini. Tapi ia mengakui Ducati mampu menggunakan berbagai strategi karena memiliki delapan pembalap di grid.

“Mereka memiliki delapan (pembalap), jadi mereka bisa bermain dengan cukup bagus,” lanjut Quartararo.

“Kemudian, sayangnya, saya tidak ada yang membantu. Hari ini Franco (Morbidelli) berada di depan, tapi dia hilang.”

“Jadi, sebenarnya saya akan melakukannya sendiri karena saya pikir sebuah strategi tim akan sulit dilakukan.”

Quartararo tiba di Buriram dengan keunggulan 18 angka dari Bagnaia setelah meraih poin berharga di MotoGP Jepang lalu. Ia menjadi satu-satunya pembalap yang meraih poin setelah dua pesaingnya, Bagnaia dan Aleix Espargaro, gagal mendapatkan poin.

Bagnaia jatuh di akhir balapan saat hendak menyalip Quartararo. Sedangkan Espargaro finish di posisi ke-16, setelah mengganti motornya tepat sebelum start.