Manajer Chelsea Mauricio Pochettino ditanya mengapa Noni Madueke yang maju menjadi algojo penalti dalam kemenangan 2-1 timnya atas Crystal Palace pada lanjutan Liga Primer, Kamis (28/12) dini hari WIB.
Pada pertandingan yang dihelat di Stamford Bridge itu, The Blues mendapat hadiah penalti pada menit ke-89 ketika skor imbang 1-1. Dan dengan absennya Raheem Sterling serta Cole Palmer, Pochettino mengakui bahwa Conor Gallagher-lah yang seharusnya menjadi eksekutor penalti tim.
Tetapi, Madueke pada akhirnya yang maju menjadi algojo dan sukses mencetak gol dari titik putih untuk membawa Chelsea meraih kemenangan 2-1.
“Seharusnya Conor yang mengambil penalti. Saya berkata kepadanya: ‘Itu untuk Anda, tapi jika Anda tidak cukup percaya diri, berikanlah kepada Noni’,” ucap Pochettino kepada BBC Match of the Day.
“Saya sangat senang dan sangat bahagia. Dia masuk dari bangku cadangan dan menunjukkan rasa lapar serta percaya diri.”
Madueke sendiri mengaku sangat yakin ketika akan mengambil tendangan penalti tersebut, mengatakan kepada Amazon Prime: “Itu adalah penalti yang tidak masuk akal. Saya mencetak satu gol di awal turnamen dan saya yakin dengan kemampuan saya [dengan absennya Sterling dan Palmer].”
Persija Jakarta akan menjalani empat laga kandang tanpa kehadiran penonton imbas sanksi dari Komisi Disiplin…
Alessandro Costacurta, legenda AC Milan, menyatakan bahwa ia tidak akan menjual Rafael Leao, Theo Hernandez,…
Fabio Capello, mantan pelatih Juventus, melontarkan kritik pedas terhadap Thiago Motta. Ia menilai Juventus di…
Lautaro Martinez, bintang Inter Milan, terancam sanksi akibat dugaan penistaan agama. Jaksa Federal FIGC (Federasi…
Julian Alvarez, penyerang asal Argentina, membuktikan keputusannya tepat. Setelah pindah dari Manchester City ke Atletico…
Rentetan kemenangan Barcelona terhenti di ajang Copa del Rey. Hasil imbang melawan Atletico Madrid pada…