Categories: Formula 1Other Sports

Yuki Tsunoda Sesalkan Gagal Raih Poin di Kandang Sendiri di GP Jepang

MSPORTS – Pembalap AlphaTauri asal Jepang Yuki Tsunoda frustrasi pasca gagal meraih poin di rumah sendiri pada GP Jepang (24/9).

Pembalap berusia 23 tahun tersebut sukses pada sesi kualifikasi dengan menempati posisi sembilan.

Setelah sempat berada di posisi 10 besar saat balapan, ia hanya mampu finis balapan pada posisi 12, satu tempat di bawah rekan setimnya Liam Lawson.

Hasil ini melanjutkan performa buruk AlphaTauri yang berada di dasar klasemen konstruktor dengan raihan lima poin.

“Ini membuat frustrasi karena ada kecepatan hari ini, tapi saya tidak punya kesempatan untuk memaksimalkannya,” kata Tsunoda, dikutip dari situs resmi F1.

“Di trek ini, sulit untuk mengikuti (pembalap lain) karena ban sangat mudah panas dan saya merasa kami terlambat masuk pit ke kompon keras, jadi saya berada di belakang semua orang dan harus mengejar ketertinggalan.”

“Saya kira tidak ada peluang untuk mengejar P10 hari ini. Sayang sekali saya tidak bisa tampil bagus dan mendapatkan hasil bagus di depan fans Jepang, tapi saya mendapat banyak energi dari mereka jadi terima kasih kepada semua fans. Pada akhirnya, itulah yang terjadi.”

Tsunoda lalu menyinggung soal tim yang tidak membiarkannya menyalip Lawson agar bisa meraih poin di Suzuka.

“Setidaknya saya akan mencoba, tapi mereka memutuskan, jadi saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya mencoba untuk menyalip, tetapi dengan trek ini, sangat mudah karena mudah panas, sehingga cukup sulit untuk diikuti,” tambah Tsunoda.

Kepala insinyur AlphaTauri Jonathan Eddolls lalu mengungkapkan alasan performa di Suzukan dan rencana di enam balapan tersisa.

“Masalah utama kami adalah kecepatan senyawa menengah di tengah tugas,” kata Eddolls.

“Kami mengalami degradasi yang tinggi, dan di sinilah kerusakan terjadi. Ini akan menjadi fokus utama pekerjaan pasca-balapan, karena tim lain mampu mewujudkannya.”

“Kecepatan kami di kompon keras pada akhirnya sangat kompetitif, namun pada tahap ini, kami sudah kalah dari dua pembalap Alpine, berakhir dengan kedua mobil berada di luar poin.”

“Meski kami kehilangan beberapa posisi pada balapan, ada beberapa tanda positif dari akhir pekan. Mobil ini berfungsi sebagaimana ditunjukkan oleh performa kualifikasi yang baik dan kecepatan balapan, yang telah mengambil langkah maju dibandingkan sebelumnya.”

“Kami terus mengembangkan mobil, dan kami hampir bisa mencetak poin berdasarkan prestasi, jadi kami akan terus berjuang hingga akhir musim.”

Tio Prasetyon Utomo

42037

Share
Published by
Tio Prasetyon Utomo

Recent Posts

Usai Dihajar Jepang, Hajime Moriyasu Bicara Kans Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, berbicara kans timnas Indonesia tembus Piala Dunia. Menurut Hajime Moriyasu, timnas…

11 menit ago

Hajime Moriyasu Ungkap Resep Jepang yang Hajar Timnas Indonesia

Jepang meraih kemenangan 0-4 atas timnas Indonesia pada laga kelima Grup C putaran 3 Kualifikasi…

54 menit ago

Shin Tae-yong Tidak Garansi Timnas Indonesia Lolos ke Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pelatih Shin Tae-yong tidak memberikan garansi untuk timnas Indonesia lolos ke putaran 4 Kualifikasi Piala…

1 jam ago

Dicoret di Laga Kontra Jepang, Shin Tae-yong Akui Eliano Reijnders belum Sesuai Kriteria Timnas Indonesia

Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan alasan mencoret Eliano Reijnders dalam daftar susunan pemain timnas Indonesia saat…

2 jam ago

Shin Tae-yong Salahkan Ragnar Oratmangoen usai Timnas Indonesia Dibekuk Jepang

Timnas Indonesia dibekuk 0-4 oleh Jepang pada laga kelima Grup C putaran 3 Kualifikasi Piala…

2 jam ago

Erick Thohir Pasang Badan usai Timnas Indonesia Dicukur Jepang

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, pasang badan usai timnas Indonesia dikalahkan Jepang dengan skor 0-4…

3 jam ago